4 Alat Kesehatan Wajib Selama Isolasi Mandiri

4 Alat Kesehatan Wajib Selama Isolasi Mandiri
NEWS

Dalam dua minggu terakhir, Indonesia diwarnai dengan pemberitaan mengenai peningkatan jumlah pasien yang terinfeksi virus Corona atau COVID-19.
Sebagai upaya agar tingkat penyebarannya tidak semakin parah, pemerintah menyarankan masyakarat yang sedang dalam kondisi sehat untuk tetap berada di rumah dan menerapkan protokol kesehatan. Sedangkan untuk pasien yang terinfeksi, tidak semua pasien bisa mendapatkan perawatan di Rumah sakit karena tingginya lonjakan kasus. Oleh sebab itu, beberapa pasien tak bergejala ataupun dengan gejala ringan akhirnya diminta untuk melakukan isolasi mandiri.
Isolasi mandiri sebisa mungkin dilakukan secara terpisah dengan area dimana keluarga di rumah sering beraktivitas. Pasien yang melakukan isolasi mandiri juga disarankan untuk memiliki kamar tidur dan kamar mandi terpisah dengan anggota keluarga yang lain. Begitu pula dengan peralatan makan dan minum yang digunakan oleh pasien tidak boleh bercampur dengan anggota keluarga.

Selain itu, pasien juga disarankan tidak melakukan kontak dengan anggota keluarga yang sehat serta menggunakan masker setiap kali berada di area luar kamar tempat isolasi.
Selama isolasi mandiri, pasien juga dapat melakukan konsultasi dengan dokter secara online. Pasien juga disarankan memantau gejala demi mendapatkan penanganan yang tepat dari dokter yang mendampingi selama masa isolasi mandiri secara online.
Nah, selama masa Isolasi, pasien yang terinfeksi virus COVID-19 ini dihimbau untuk memantau sendiri perkembangan kesehatannya. Untuk itu pasien disarankan memiliki sejumlah alat kesehatan selama masa isolasi mandiri. Alat kesehatan apa saja yang harus dimiliki selama masa isolasi mandiri? Berikut carpetshop.co.id rangkumkan dari CNNINDONESIA.

1. Masker medis
Pasien yang menjalani isolasi mandiri wajib menggunakan masker. Masker yang digunakan oleh pasien adalah masker medis yang memiliki efektivitas menyaring 30-95 persen partikel.

2. Termometer
Salah satu gejala paling umum jika terinfeksi virus corona (Covid-19) adalah demam. Pada umumnya suhu tubuh normal berada di kisaran 36,1-37,2 derajat Celcius. Di atas itu, Anda bisa dikatakan mengalami demam ringan. Apabila suhu tubuh mencapai lebih dari 38 derajat Celcius, Anda perlu waspada.
Oleh sebab itu Anda dihimbau untuk rurin mengukur suhu tubuh setidaknya dua hari sekali, pagi dan sore menjelang malam. Itulah sebabnya, penting untuk memiliki termometer selama masa isolasi mandiri.

3. Oksimeter
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mewajibkan pasien Covid-19 untuk memiliki oksimeter saat menjalani isolasi mandiri di rumah. Oksimeter digunakan untuk mengukur kadar oksigen di dalam darah. Sebagaimana diketahui, Covid-19 dapat menyebabkan penurunan kadar oksigen secara tak terduga. Tingkat saturasi oksigen dikatakan normal jika berada di antara 95-100 persen. Anda perlu waspada jika tingkat saturasi oksigen berada di bawah 95 persen. Kondisi ini menunjukkan adanya potensi kekurangan oksigen. Anda harus segera menghubungi fasilitas layanan kesehatan jika mengalami kondisi tersebut. Dalam memeriksa kadar oksigen dengan oksimeter, Anda disarankan berada dalam keadaan istirahat agar bisa mendapat hasil yang akurat.

4. Alat medis pendukung sesuai komorbid
Bagi pasien sehat tanpa komorbid, ketiga alat kesehatan di atas sudah cukup untuk memantau kondisi kesehatan selama menjalani isolasi di rumah. Namun, pasien dengan komorbid akan membutuhkan alat kesehatan tambahan yang bertugas untuk mengontrol kondisi dari pasien tersebut.
Misalnya, jika Anda pasien dengan komorbid diabetes, maka penting bagi Anda untuk memiliki glukometer untuk memantau kadar gula darah Anda selama masa isolasi mandiri. Lain lagi jika Anda pasien dengan komorbid darah tinggi, alat medis pendukung yang wajib Anda miliki adalah alat pengukur tekanan darah sehingga Anda bisa terus memantau tekanan darah Anda.

Demikianlah alat-alat medis yang wajib Anda miliki selama isolasi mandiri.
Namun, apabila di tengah masa isolasi mandiri Anda menemukan bahwa diri Anda mengalami gejala baru atau gejala yang sudah ada terasa semakin berat, jangan ragu untuk menghubungin dokter sehingga Anda bisa mendapatkan perawatan secepatnya.

Semoga informasi ini bermanfaat ya Sahabat Carpet Shop!
Salam Sehat!!

CARPETSHOP.CO.ID

SHOPEE : https://shopee.co.id/carpetshop

SHOPEE MALL : https://shopee.co.id/carpetshopofficial

TOKOPEDIA OFFICIAL : (LINK : https://www.tokopedia.com/carpetshop )

TOKOPEDIA FREE ONGKIR : ( LINK : https://www.tokopedia.com/carpetshopgroup )

LAZADA : https://www.lazada.co.id/shop/carpetshopcoid/?path=index.htm&langFlag=id&lang=id&pageTypeId=1

LAZMALL : https://www.lazada.co.id/csgid/?q=All-Products&langFlag=id&from=wangpu&lang=id&pageTypeId=2

BLIBLI : https://www.blibli.com/merchant/carpetshop-co-id/CAD-70015

JD.ID : https://www.jd.id/shop/10016011.html


Selamat berbelanja!

Share this Post:
Posted by Yessica