7 TIPS MEMBERSIHKAN KARPET

7 TIPS MEMBERSIHKAN KARPET
NEWS

KARPET KOTOR, TAPI MASIH BELUM BERANI KE LAUNDRY?!! GAMPANG!!! 

Bagi para pecinta karpet, tentu saja kebersihan karpet merupakan hal sangat penting mengingat karpet sendiri termasuk salah satu barang yang paling mudah kotor di rumah. 

Karpet yang bersih bisa melindungi anggota keluarga dari gatal-gatal akibat tungau ataupun kotoran karpet lainnya.

Selain itu, karpet yang bersih tentu saja menambah nilai estetika tersendiri bagi hunian yang anda miliki.

Idealnya, karpet rumah harus dibersihkan setiap 3-4 bulan. Bahkan seringkali pemilik karpet rumah harus lebih sering membersihkan karpetnya apabila terdapat hewan peliharaan didalam rumah.

Tak jarang pemilik karpet akhirnya memutuskan untuk memanfaatkan jasa laundry karpet untuk membersihkan karpet kesayangannya meskipun harus merogoh kocek yang cukup mahal. Namun dimasa pandemi seperti sekarang ini, banyak orang masih memilih untuk tetap diam dirumah karena khawatir untuk pergi ke luar.

Oleh sebab itu, tak jarang para pemilik karpet beralih dari menggunakan jasa laundry karpet menjadi cuci sendiri dirumah. Kenyataannya mencuci karpet sendiri memang bukanlah perkara yang mudah. Tapi anda tak perlu khawatir, di lansir dari POPMAMA, begini cara untuk mencuci karpet sendiri di rumah agar tetap awet dan bersih:

1. Siapkan peralatan yang dibutuhkan untuk mencuci karpet

Sebelum mencuci karpet di rumah, pastikan ramalan cuaca cerah agar tidak repot memasukkan karpet yang telah dicuci ke dalam rumah. Lalu, persiapkan tempat untuk mencuci dan menjemur karpet. Jika memungkinkan, sebaiknya tidak di area taman supaya agar rumput tidak menempel di karpet. Pilih alat penyangga untuk menggantung karpet yang kuat menahan beban berat karpet. Tali tebal, besi, batang bambu, atau pipa PVC sepertinya pilihan yang baik. Usahakan gantungan cukup tinggi agar karpet menggantung.

Kemudian, siapkan sampo khusus karpet. Jika tidak ada, anda dapat menggunakan sabun bayi karena kandungan bahan kimianya lebih rendah sehingga risiko merusak karpet juga lebih kecil.

2. Sedot debu karpet lebih dulu dengan vacuum cleaner

Ketika akan mencuci karpet di rumah, mulailah dengan mengibaskan atau memukul dengan sapu agar remah makanan dan segala jenis kotoran tersingkir. Kemudian, sedot debu karpet secara menyeluruh dengan menggunakan vacuum cleaner. Pertama, sedot serat-serat karpet bagian atas. Lalu, sedot bagian bawah karpet untuk menghilangkan debu yang menempel. Setelah bersih, gulung karpet dan bentangkan di jemuran atau alat penyangga. Pastikan posisi karpet menggantung agar air mudah mengalir.

Anda bisa meminta bantuan keluarga untuk membentangkan karpet di jemuran karena cukup sulit melakukannya sendiri. Itu juga bisa menjadi kegiatan akhir pekan yang menyenangkan bersama keluarga.

Mencuci karpet dengan membentangkan di lantai hanya menyulitkan saat menjemurnya karena karpet menjadi lebih berat akibat tergenang air. Selain itu, dapat pula merusak lem karpet.

3. Semprot karpet dengan air supaya lebih meresap ke sela-sela karpet

Jika karpet sudah dibentangkan dengan sempurna dan kuat mulailah menyemprotnya dengan selang air semprot. Ini supaya tekanan air lebih kuat untuk masuk ke dalam sela sela serat karpet. Jangan khawatir menyemprot karpet terlalu basah karena memang harus dipersiapkan dengan baik sebelum mengaplikasikan sampo.

4. Oleskan sampo khusus karpet lalu sikat agar kotoran terlepas

Oleskan sampo khusus karpet pada beberapa titik agar merata. Kemudian, gunakan sikat yang kokoh dengan gagang gagah untuk menggosok karpet supaya sampo lebih mudah masuk hingga ke dalam serat. Tapi, jangan melakukannya terlalu keras karena dapat merusak tekstur karpet. Gosok karpet dengan sempurna sehingga semua kotoran bisa terlepas.

5. Bilas karpet agar tidak meninggalkan residu apa pun

Setelah cukup mencuci karpet di rumah dengan sampo, bilas seluruh bagian dengan selang air semprot supaya tidak meninggalkan residu apa pun. Semprotkan dengan tekanan lebih lembut sehingga air dapat mengalir dengan baik dan mengangkut kotoran yang ada di dalam karpet. Anda bisa membilas sambil menggosok karpet dengan lembut menggunakan sikat yang bersih agar tidak ada sisa busa-busa.

6. Keringkan karpet dengan suhu yang cukup agar tidak merusak material

Usai membilas, peras air dari karpet sebanyak mungkin. Alat seperti squeegee (pembersih dari karet untuk mennyingkirkan sisa air di jendela atau lantai) dapat membantu langkah ini. Karpet masih akan tetap basah dan biarkan sampai benar-benar kering sebelum memindahkannya kembali ke dalam rumah Anda.

Jangan menjemur karpet di bawah matahari terik, suhu yang terlalu panas dapat merusak material karpet dan membuatnya terasa keras. Jemur dengan suhu panas yang cukup ketika matahari sudah lebih teduh. Proses pengeringan mungkin membutuhkan waktu lebih dari sehari atau bahkan selama akhir pekan. Karpet sudah benar-benar kering jika anda tidak merasakan adanya air saat menyentuh dan bahkan ketika menekan permukaannya. Selain itu, karpet akan menjadi sedikit kaku.

7. Taburi baking soda lalu gunakan vacuum cleaner sekali lagi

Setelah karpet kering, angkat dan hamparkan di lantai. Lalu, taburi baking soda secukupnya pada permukaan karpet untuk menghilangkan bau. Diamkan selama 30 menit, kemudian bersihkan lagi dengan menggunakan vacuum cleaner.

Serat karpet mungkin akan menjadi berbeda setelah dicuci. Menyedot debu secara menyeluruh seperti menyisir permadani dapat mengembalikan penampilan karpet seperti yang seharusnya. Jika karpet tidak langsung digunakan, anda dapat menyimpannya dengan cara digulung, lalu dibungkus menggunakan plastik agar tidak terkena debu.

Nah, mudahkan? Selain bisa menghemat biaya laundry, mencuci karpet sendiri di rumah tentu bisa membantu anda untuk menjaga kebersihan karpet selama masa pandemi ini.

Semoga bermanfaat ya!

Share this Post:
Posted by Yessica